[Lyric] HYUKOH – TOMBOY [ROMANIZATION & TERJEMAHAN INDONESIA]




ROMANIZATION

nan eommaga neul bepun sarange eosaekhae
geuraeseo geureon geonga neul eoryeopdanikka
ilhgi duryeowossdeon yoksim sogedo
jageun yeppeumi issji

nan jigeum haengbokhae geuraeseo buranhae
pokpung jeon badaneun neul goyohanikka
buri buteo ppalli tamyeon an doejanha
naneun sarangeul eungwonhae

jeolmeun uri, naiteneun jal boiji anhgo
chanranhan bicce nuni meoreo kkeojyeoganeunde
aaaaa

seulpeun eoreuneun neul dwisgeoreumman chigo
miun seumureul neomgin neon jiruhae boyeo
buri buteo ppalli tamyeon an doenikka
uri sarangeul eungwonhae

jeolmeun uri, naiteneun jal boiji anhgo
chanranhan bicce nuni meoreo kkeojyeoganeunde
aaaaa

geurae geuttae naneun jal mollasseosseo
urin dareun jeomman talmassgo
cheori deureo meonjeo tteoreojyeo beorin

neowa ijen nado talmassne
jeolmeun uri, naiteneun jal boiji anhgo
chanranhan bicce nuni meoreo kkeojyeoganeunde
aaaaa

TERJEMAHAN INDONESIA

Aku selalu canggung dengan cinta yang selalu ditunjukkan ibuku
Mungkin itu sebabnya, keadaan selalu begitu keras
Bahkan di dalam keserakahan itulah aku takut kalah
Ada keindahan kecil

Aku senang sekarang, jadi aku gugup
Karena selalu ada yang tenang sebelum badai
Karena aku tidak ingin dibakar dan terbakar dengan cepat
Aku bersorak untuk cinta

Kita muda
Kita tidak bisa melihat cincin pohon kita
Mata kita mulai di butakan oleh cahaya terang

Orang dewasa yang menyedihkan selalu hanya berjalan mundur
Kau, yang baru saja melewati Dua Puluh mengagetkanku, itu terlihat bosan
Karena kita tidak ingin dibakar dan terbakar dengan cepat
Kita bersorak untuk cinta

Kita muda
Kita tidak bisa melihat cincin pohon kita
Mata kita mulai di butakan oleh cahaya terang

Ya, aku tidak tahu saat itu
Hanya perbedaan kita yang mulai mirip satu sama lain
Setelah aku matang, kau terjatuh terlebih dahulu
Tapi sekarang, kita sangat mirip satu sama lain

Kita muda
Kita tidak bisa melihat cincin pohon kita
Mata kita mulai di butakan oleh cahaya terang

Cr :
-Rom : ilyricsbuzz

0 komentar:

Posting Komentar